Pendahuluan
Label SNI (Standar Nasional Indonesia) pada suatu produk sering dijadikan patokan oleh konsumen untuk menilai keamanan, mutu, dan legalitas barang yang dibeli. Namun, tidak semua label SNI yang tercantum pada produk adalah asli. Banyak produsen nakal yang mencantumkan label palsu atau ilegal demi menarik konsumen. Artikel ini akan membahas tips cerdas untuk mengenali produk palsu yang mengaku berlabel SNI agar kamu tidak tertipu saat berbelanja.
1. Perhatikan Logo dan Posisi Label SNI
Logo SNI resmi memiliki bentuk dan ukuran yang seragam:
- Tulisannya berbentuk huruf kapital “SNI” dengan proporsi tertentu.
- Biasanya disertai kode atau nomor sertifikat di dekatnya.
- Letaknya tercetak di bagian depan atau belakang kemasan, bukan hanya stiker tempel yang bisa dilepas.
Tips: Hati-hati jika label SNI terlihat buram, tidak presisi, atau mudah terkelupas. Itu bisa jadi palsu.
2. Cek Nomor Sertifikat SNI
Produk yang sah memiliki nomor sertifikat SNI, misalnya: SNI 04-3555-2006 (untuk helm pengendara motor).
Nomor ini bisa kamu cek melalui:
- Website resmi BSN (Badan Standardisasi Nasional): https://bsn.go.id
- Aplikasi Cek Produk SNI di Google Play Store
- Scan QR Code (jika tersedia) di kemasan produk
Tips: Jika produk tidak mencantumkan nomor SNI sama sekali, itu indikasi kuat produk tersebut tidak bersertifikasi.
3. Beli di Tempat Resmi dan Toko Terpercaya
Produk palsu lebih sering ditemukan di toko yang tidak memiliki izin resmi, lapak online tanpa review jelas, atau pasar gelap.
Tips: Utamakan membeli produk dari distributor resmi, marketplace terpercaya, atau ritel modern yang bertanggung jawab.
4. Waspadai Harga yang Terlalu Murah
Harga yang terlalu jauh di bawah pasaran bisa menjadi tanda bahwa produk tersebut tidak lolos uji mutu — atau lebih buruk: tidak memiliki SNI yang sah.
Tips: Bandingkan harga dari beberapa sumber. Jika selisihnya mencurigakan besar, kamu patut waspada.
5. Periksa Kemasan dan Petunjuk Penggunaan
Produk ber-SNI umumnya memiliki:
- Keterangan lengkap dalam bahasa Indonesia.
- Nama dan alamat produsen/importir.
- Petunjuk penggunaan dan peringatan keselamatan.
Tips: Produk palsu biasanya memiliki informasi yang tidak lengkap, salah ketik, atau tidak sesuai standar penulisan resmi.
6. Cek Daftar Produk Wajib SNI
Beberapa produk wajib memiliki SNI berdasarkan peraturan pemerintah, antara lain:
- Helm motor
- Mainan anak
- Kabel listrik
- Air minum dalam kemasan
- Gas LPG dan regulator
- Semen dan besi bangunan
Tips: Jika produk dari daftar tersebut tidak memiliki SNI, maka sudah pasti ilegal atau palsu.
Kesimpulan
Itulah Tips Cerdas Mengenali Produk Palsu Berkedok Label SNI. Ingat label SNI bukan sekadar tempelan. Ia adalah hasil dari proses sertifikasi yang panjang dan ketat untuk memastikan produk aman, bermutu, dan sesuai standar nasional. Mengenali produk palsu dengan label SNI bodong adalah langkah penting agar konsumen terhindar dari kerugian dan bahaya.
Jika anda tertarik dengan SNI dan ISO bisa kunjungi website kami dengan cara klik disini!
No responses yet